Ramai Tagar #kaburajadulu, Dua Santri CQC Ini Malah #dakwahajadulu ke Jepang

Menyambut bulan suci Ramadhan, dua mahasantri Cinta Quran Center (CQC) mendapatkan amanah istimewa untuk menjadi bagian dari dakwah Islam di Jepang. Bukan sekadar perjalanan biasa, keberangkatan ini menjadi langkah besar dalam menyebarkan nilai-nilai Islam, memperkuat ukhuwah dengan komunitas Muslim di Jepang, serta menjadi pengalaman dakwah lintas budaya yang berharga.

“Sesuai dengan prinsip Cinta Quran Center ‘kampusnya para dai, dari sini untuk dunia’, kami mengirimkan dua mahasantri ke negeri paling timur, Jepang,” ucap Ustadz Irfan Abu Naveed, Mudir Ma’had Cinta Quran Center, dalam pidato singkatnya sebelum keberangkatan santri ke  Jepang.

Selama Ramadhan hingga tiga hari setelah Idul Fitri, mereka akan membersamai komunitas Muslim di Jepang, mengisi kajian, mengajarkan Fiqih Tematik, serta berdakwah kepada penduduk lokal. Keberangkatan ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempelajari lebih dalam karakteristik dakwah di Jepang, khususnya dalam pendampingan bersama Sensei Sugimoto, seorang tokoh yang aktif dalam berbagi Al-Qur’an terjemah Jepang kepada masyarakat di sana.

Dua mahasantri yang berangkat dalam misi ini adalah Aghil Syifa Ramadhan Liu dan Imad Hafidz Abdurrahman, mahasantri Cinta Quran Center—sebuah pesantren yang berfokus mencetak da’i dengan keterampilan kepemimpinan (leadership) dan kemandirian (entrepreneurship), dibekali dengan pemahaman Islam yang mendalam serta kemampuan public speaking yang mumpuni. Mereka berhasil lolos dalam seleksi ketat yang mencakup tes tertulis, pengiriman video bacaan Al-Qur’an, serta ceramah dalam empat bahasa.

Keberangkatan mereka menuju Jepang berlangsung pada Ahad, 2 Maret 2025 pukul 08.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta, dengan tujuan Bandara Tokyo-Haneda, di mana mereka dijadwalkan tiba pukul 21.15 waktu setempat. Suasana di bandara penuh dengan haru. Kedua mahasantri ini diantar langsung oleh Mudir Ma’had CQC Ustadz Irfan Abu Naveed, Musyrif santri Ustadz Syahid Insan Madani, serta satu mobil keluarga dari Imad yang turut hadir memberikan doa dan dukungan.

Sebelum keberangkatan, diadakan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Irfan, menjadi momen yang penuh makna bagi Aghil dan Imad sebelum memulai perjalanan dakwah mereka. Sambutan hangat juga telah menanti di Jepang, di mana komunitas Muslim di Masjid Ash-Shalihin Yokohama telah bersiap untuk menyambut mereka.

Misi dakwah ini bukan hanya menjadi pengalaman luar biasa bagi dua mahasantri yang berangkat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Muslim lainnya untuk berani mengambil peran dalam menyebarkan nilai-nilai Islam ke seluruh penjuru dunia. Dengan semangat Ramadhan, Dakwah, dan Ukhuwah, perjalanan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi hadirnya lebih banyak dai yang siap berdakwah di kancah internasional.


Dukung terus perjuangan dakwah santri sampai ke penjuru dunia lainnya!

Kami membuka peluang amal saleh Sahabat Cinta Quran untuk bisa mendukung Program Mencetak Dai Quran di Cinta Quran Center sebagai Orang Tua Asuh, melalui link berikut: https://syafa.at/dukungdakwahsantri

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Update lain

Logo Cinta Quran Center

CintaQuran Center merupakan Pesantren Tahfizh Al-Quran yang terintegrasi dengan Program pendidikan kaderisasi untuk melahirkan Da’i yang siap menggemakan kecintaan Umat terhadap Al-Quran.

© Copyright CintaQuran®Center All Rights Reserved.